KUPANG, PENA INDONESIA — Pemerintah Kota Kupang menggelar Lomba Bertutur (Mendongeng) untuk siswa Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-Kota Kupang. Acara yang berlangsung selama tiga hari, Selasa (11/8) hingga Kamis (13/8/2026), di Aula Rumah Jabatan Walikota Kupang ini dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kupang, Jefry Edward Pelt.
Lomba yang digagas Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Kupang ini bertujuan untuk menumbuhkan kebiasaan membaca pada anak sejak kecil, sekaligus mengenalkan cerita rakyat dan sejarah daerah setempat.
”Lomba ini bukan semata-mata mencari juara. Yang paling penting adalah mengajari anak-anak kita cara membaca yang baik, memahami isi cerita, dan bisa membagikan informasi itu kepada orang lain,” tegas Sekda Kota Kupang, Jefry Edward Pelt, saat membuka acara.
Jefry menambahkan, melalui cerita rakyat yang dibawakan para peserta, masyarakat dapat kembali mengenal kisah-kisah lokal yang mendidik. Ia juga menegaskan komitmen jajaran pejabat Pemkot Kupang di bawah kepemimpinan Wali Kota dr. Christian Widodo dan Wakil Wali Kota Serena Francis untuk fokus melayani warga.
Detail Pelaksanaan dan Peserta
Ketua Panitia Lomba, Erni A. M. Kelendonu, menjelaskan bahwa perlombaan ini diikuti oleh 75 peserta yang merupakan siswa kelas 4 dan 5 SD/MI, baik sekolah negeri maupun swasta di Kota Kupang.
Berikut tahapan pelaksanaan kegiatan tersebut:
- Pendaftaran: 15–17 Juli 2026 di Kantor Dinas Kearsipan dan Perpustakaan.
- Rapat Pengarahan Aturan Lomba: 28 Juli 2026.
- Unjuk Kebolehan (Lomba): 11–13 Agustus 2026 di Aula Rumah Jabatan Walikota.
Seluruh biaya kegiatan ini ditanggung oleh dana bantuan pemerintah pusat untuk pengembangan perpustakaan daerah tahun anggaran 2026. Bagi para pemenang, panitia telah menyiapkan piala, piagam penghargaan, dan uang pembinaan.
Acara pembukaan ini turut dihadiri oleh Bunda Literasi Kota Kupang Ny. Widya Christian Widodo, Ketua Dharma Wanita Persatuan Ibu Elisa Pelt-Lumban Tobing, Plt. Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Frengky Amalo, para kepala dinas, dewan juri, serta para guru pendamping.
Harapan bagi Generasi Muda
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Kupang berharap lahir generasi muda yang tidak sekadar pintar membaca, tetapi juga cerdas menyaring informasi dan bangga akan budaya daerahnya sendiri. Kebiasaan gemar membaca yang ditanamkan sejak bangku sekolah dasar ini diharapkan menjadi pondasi kuat dalam membentuk watak anak-anak Kupang agar tumbuh menjadi pribadi yang jujur, santun, dan berpengetahuan luas di masa depan. (dw/gpi)
