Kupang, Pena Indonesia- Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Nusa Tenggara Timur (NTT) mendapatkan kuota sebanyak 920 peserta untuk mengikuti program Peningkatan Kapasitas melalui SMK Go Global Tahun 2026 pada Rabu (12/8).
Program ini merupakan upaya pemerintah dalam mempersiapkan calon pekerja migran Indonesia (CPMI) yang memiliki kompetensi, keterampilan, kemampuan bahasa serta kesiapan yang matang untuk bekerja secara profesional di luar negeri.
Pelatihan yang diikuti oleh peserta secara gratis atau tidak memiliki pungutan biaya apa pun dan terbuka bagi masyarakat yang memiliki minat untuk bekerja ke luar negeri sesuai dengan bidang dan kebutuhan penempatan.
Pelaksanaan program peningkatan kapasitas ini dilakukan melalui kelas boarding atau asrama bagi peserta program agar bisa mendapatkan pembelajaran dan pembinaan secara intensif.
Dengan bidang pelatihan yang dibuka untuk kuota sebanyak 920 peserta dan mendapatkan pelatihan pada beberapa bidang yang disesuaikan, antara lain bidang Hospitality yang terdiri dari Spa terapis, Housekeeping, Waiter/ Waitres dan cleaner, bidang kesehatan untuk caregiver dengan pembekalan Bahasa Jepang dan Bahasa Inggris serta peningkatan kemampuan Bahasa Inggris
Peluang penempatan kerja hasil pelatihan ini mencakup sejumlah negara tujuan yakni Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Türkiye, Qatar, Kuwait, Uni Emirat Arab, dan Mauritius.
Rangkaian pelaksanaan program Peningkatan Kapasitas melalui SMK Go Global ini untuk periode batch 1 diawali dengan penandatanganan PKS Kontraktual atau Kick Off pada tanggal 8 Agustus 2026 lalu.
Tahap berikutnya yakni tahap penyampaian kesiapan dan penyebarluasan informasi kepada masyarakat mulai dilakukan sejak 10 Agustus 2026.
Selanjutnya, pendaftaran Batch Pertama Tahap 1 dibuka secara resmi pada 12 hingga 15 Agustus 2026, dengan proses seleksi yang mulai berjalan pada tanggal 15 Agustus 2026.
Pengumuman peserta yang dinyatakan lolos seleksi akan disampaikan mulai 19 Agustus 2026 mendatang.
Para peserta yang terpilih dijadwalkan akan memasuki asrama pada 21 Agustus 2026 untuk mengikuti semua proses program Peningkatan Kapasitas melalui SMK Go Global Tahun 2026.
Seluruh kegiatan pelaksanaan pelatihan akan dilaksanakan secara intensif mulai pada tanggal 22 Agustus 2026.
Pendaftaran program ini dilakukan secara bertahap. Dan untuk hari ini Rabu,12 Agustus 2026 dilaksanakan untuk sesi pendaftaran dan wawancara bagi peserta yang mengikuti batch satu untuk yang berdomisili di Kota Kupang dan sekitarnya.
Menurut pantauan jurnalis Pena Indonesia, para peserta yang sudah datang sejak pagi hari dan memadati area halaman kantor BP3MI Nusa Tenggara Timur.
Para peserta silih berganti memasuki ruangan Aula kantor BP3MI NTT yang terletak di lantai satu untuk mengikuti proses pendaftaran dan selanjutnya mengikuti proses wawancara bersama pegawai BP3MI NTT
Sebelum memasuki ruangan pendaftaran, para peserta kembali diukur berat badan dan tinggi badan agar dapat sesuai dengan persyaratan yang tersedia.
Kepala BP3MI NTT, Suratmi Hamida saat ditemui jurnalis Pena Indonesia menyampaikan bahwa hari ini merupakan hari pertama untuk gelombang pertama untuk program Peningkatan Kapasitas melalui SMK Go Global Tahun 2026 di BP3MI NTT
Ia juga mengatakan bahwa untuk batch pertama dibuka untuk memenuhi kuota batch pertama sebanyak 440 peserta dan batch kedua akan dibuka di Bulan September 2026 untuk memenuhi total kuota peserta yang dibutuhkan sebanyak 920 peserta.
Ia juga menyampaikan bahwa untuk hari ini diperuntukkan bagi para peserta yang berdomisili di Kota Kupang dan sekitarnya, serta di hari berikutnya akan ada sesi untuk para peserta yang berdomisili di luar Kota Kupang. (Ria/gpi)
