KUPANG, PENA INDONESIA— Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan 148 pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Kupang pada Senin (10/8/2026) sore di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Kupang.
Prosesi pelantikan tersebut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Kupang Serena Francis, unsur Forkopimda Kota Kupang, Penjabat Sekretaris Daerah, para asisten, serta jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Pejabat yang dilantik mencakup unsur pejabat administrator, pejabat pengawas—termasuk rotasi pada tingkat kepala bidang, sekretaris, hingga 33 lurah—serta 63 pejabat fungsional di berbagai sektor pelayanan teknis.
Penataan Struktur Organisasi dan Mutasi Pejabat
Pelantikan ini didasarkan pada serangkaian Keputusan Wali Kota Kupang, di antaranya SK Nomor 968.a/BKPPD.800.1.3.3/VIII/2026 tertanggal 3 Agustus 2026, SK Nomor 998.d/BKPPD.800.1.3.3/VIII/2026 tertanggal 5 Agustus 2026, serta SK Nomor 1011/BKPPD.800.1.3.3/VIII/2026 tertanggal 7 Agustus 2026.
Beberapa nama pejabat yang menduduki jabatan baru di lingkungan Pemkot Kupang antara lain:
- I Wayan Gede Astawa, S.Sos., M.M. – Kepala Bagian Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah Kota Kupang.
- Paskalis Taran Tokan, S.STP., M.M. – Camat Kelapa Lima.
- Mohamad Irsan, S.E. – Kepala Bidang Pengelolaan Layanan Informasi Publik, Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Kupang.
- Dessy Ferlys Maria Lay, S.Sos., M.Si. – Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga, Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Kupang.
- Agustinus M. Manafe, S.H. – Kepala Bidang Sumber Daya, Satuan Polisi Pamong Praja Kota Kupang.
- Admiral Manafe, S.H. – Kepala Bidang Layanan e-Government, Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Kupang.
- dr. Maria Stephani – Kepala Bidang Pelayanan, RSUD S.K. Lerik Kota Kupang.
- Constantinus Yerimias Mbana, S.H. – Lurah Naikoten I.
- Sem Tse, S.Pi. – Lurah Kuanino.
- Mario Oktovinaus Reo, S.E. – Lurah Oebobo.
Selain pejabat struktural, pelantikan ini juga mengisi sejumlah jabatan fungsional teknis seperti tenaga kesehatan di RSUD S.K. Lerik dan Puskesmas, analis SDM aparatur pada BKPPD, pengawas pemerintahan pada Inspektorat Daerah, hingga analis kerja sama pada Sekretariat Daerah Kota Kupang.
Pesan Wali Kota: Amanah Moral dan Pelayanan Bebas Pungli
Dalam pengarahannya, Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo menegaskan bahwa rotasi dan promosi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi untuk memperkuat kinerja birokrasi. Ia mengingatkan para pejabat bahwa jabatan baru membawa konsekuensi tanggung jawab yang lebih besar.
“Jabatan yang dipercayakan ini harus dijaga sebagai amanah moral kepada masyarakat dan Tuhan. Bertambahnya jabatan berarti bertambah pula beban tanggung jawab yang harus dipikul,” ujar Christian.
Christian meminta seluruh pejabat yang baru dilantik untuk bergerak cepat dan adaptif, terutama dalam menghadapi keterbatasan anggaran daerah. Menurutnya, efisiensi dan kreativitas harus menjadi fokus utama dalam menjalankan program kerja.
“Keterbatasan anggaran jangan dijadikan alasan untuk mengeluh atau memperlambat pekerjaan. Justru di sinilah kita dituntut untuk memperbaiki cara kerja, menciptakan inovasi, serta meningkatkan kolaborasi lintas sektor,” tegasnya.
Secara khusus, Wali Kota memberikan arahan tajam kepada 33 lurah yang baru dilantik sebagai garda terdepan pelayanan masyarakat di tingkat kelurahan. Ia menekankan pentingnya menjaga integritas dalam mengurus administrasi kependudukan hingga pendataan dan penyaluran bantuan sosial.
“Lurah adalah ujung tombak pemerintah yang bersentuhan langsung dengan warga. Saya minta pastikan seluruh pelayanan di kelurahan berjalan cepat, transparan, dan sama sekali tidak ada praktik pungutan liar (pungli) dalam bentuk apa pun,” sambungnya. (dw/gpi)
