KUPANG, PENA INDONESIA — Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menggelar Program Talenta Fiber Optik Nusantara (LENTERA) 2026 di GOR Komitmen, Desa Oelnasi, Kupang Tengah, pada 19–20 Agustus 2026. Pelatihan teknik pemeliharaan dan pemulihan jaringan fiber optik ini melibatkan 300 siswa dari sepuluh sekolah kejuruan dan menengah di wilayah Kupang.
Langkah strategis ini diambil guna mengatasi kerentanan infrastruktur telekomunikasi saat bencana alam. Ketika pemutusan aliran listrik terjadi akibat longsor atau badai, jaringan kabel fiber optik kerap terputus dan mematikan layanan telepon serta internet. Kondisi ini menghambat alur komunikasi darurat dan koordinasi penanganan krisis di lapangan. Memperbaiki kabel fiber optik yang putus tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Pekerjaan ini butuh keahlian khusus serta pemahaman yang baik tentang kondisi alam dan lokasi di lapangan.
Dalam penutupan acara pada Kamis (20/8/2026) sore, Staf Ahli Menteri Komdigi Bidang Sosial Ekonomi dan Budaya, Raden Wijaya Kusuma Wardhana, menyampaikan duka cita atas bencana alam yang menimpa masyarakat di Flores, NTT. Pihaknya menegaskan bahwa musibah tersebut menjadi dorongan nyata akan krusialnya ketersediaan tenaga teknis lokal yang responsif dalam memulihkan jaringan komunikasi saat situasi darurat.
Pelatihan Praktik Lapangan dan Standar Industri
Program LENTERA 2026 memfokuskan materi pada keterampilan praktis di lapangan. Selama dua hari, para peserta dilatih secara intensif mengenai teknik pemotongan, penyambungan kabel (splicing), instalasi, serta metode pelacakan titik gangguan jaringan optik.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh jajaran pejabat Komdigi, pemerintah daerah, dan otoritas terkait guna memastikan kesiapan NTT dalam membangun ketahanan digital secara mandiri tanpa bergantung pada penanganan teknisi dari luar daerah.
Ini dia nama-nama Pejabat dan Pemangku Kepentingan yang Hadir:
- Mulyadi — Direktur Akselerasi Infrastruktur Digital Komdigi
- Singgih Yuniawan — Ketua Tim Akselerasi Infrastruktur Fixed Broadband Komdigi
- Drs. Ady Endezon Mandala, M.Si — Kepala Dinas Kominfo Provinsi NTT
- Juhardi D. Selan, S.STP. — Plt. Asisten 3 Setda Kabupaten Kupang
- Fepriantu Imanuel Salukh, S.T., M.T. — Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Kupang
- Marthen Ardy Rahakbauw, S.Pi., M.Si. — Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Kupang
- Mujiyo, S.Sos., M.M. — Kepala Balai Monitor SFR Kelas I Kupang
Integrasi Industri dan Penyerapan Tenaga Kerja
Untuk menyelaraskan pendidikan vokasi dengan kebutuhan pasar kerja, Komdigi berkolaborasi dengan Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (APJATEL) di bawah pimpinan Jerry Mangasas Swandy, serta sejumlah mitra industri seperti Huawei Indonesia, Tower Bersama Group, Jala Lintas Media, dan PT Personel Alih Daya Tbk (PERSADA).
PT PERSADA memanfaatkan momentum ini dengan membuka rekrutmen langsung bagi para peserta melalui portal Telko Hub milik Komdigi. Skema ini memberikan akses kerja dan magang secara langsung bagi siswa berprestasi. Sebelumnya, kerja sama Komdigi dan APJATEL telah berhasil menyalurkan 480 lulusan pelatihan ke sektor industri telekomunikasi.
Daftar 10 Sekolah Peserta Program LENTERA 2026:
- SMKS Advent Nusra
- SMKN 1 Kabupaten Kupang
- SMKN 1 Amarasi Selatan
- SMK Uyelindo Kupang
- SMKN 1 Kupang
- SMKN 3 Kupang
- SMKN 4 Kupang
- SMKN 6 Kupang
- SMKN 7 Kupang
- SMAS Kristen Tarus Tengah
Hibah Peralatan Praktik untuk Keberlanjutan
Guna menjamin keberlanjutan pembelajaran, Komdigi bersama mitra industri memberikan hibah perangkat praktik fiber optik kepada sekolah-sekolah peserta. Bantuan peralatan modern ini disesuaikan dengan standar operasional industri telekomunikasi saat ini.
Penguatan infrastruktur digital di daerah tidak hanya bertumpu pada pembangunan fisik seperti pemasangan tiang dan penggelaran kabel. Penyiapan SDM lokal yang terampil dalam merawat dan memulihkan jaringan merupakan elemen kunci bagi keberlanjutan konektivitas daerah. (LL/gpi)
