KUPANG, PENA INDONESIA– Pemerintah Kota Kupang membantu menyalurkan bantuan kemanusiaan dari PT TASPEN (Persero) untuk warga yang kena dampak gempa magnitudo 7,7 di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis di Ruang Garuda Kantor Wali Kota Kupang, Selasa (18/8).
Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis, menyampaikan terima kasih banyak atas kepedulian TASPEN Group dan anak-anak perusahaannya. Pemkot Kupang berjanji bakal terus membantu dan mempermudah urusan koordinasi supaya semua bantuan ini bisa langsung sampai ke tangan warga yang membutuhkan.
“Atas nama Pemkot Kupang, kami ucapkan terima kasih untuk TASPEN. Bantuan ini sangat berarti buat meringankan beban saudara-saudara kita di Flores. Selain itu, dari Gekrafs NTT kami juga kirim tim kesehatan—ada enam dokter plus obat-obatan—supaya bisa langsung bantu warga di sana,” kata Serena.
Total bantuan dari TASPEN Group ini nilainya Rp155 juta. Rinciannya, Rp135 juta berbentuk barang-barang logistik dan kebutuhan pengungsian, sedangkan Rp20 juta disalurkan lewat Gekrafs NTT untuk ongkos kirim tim dokter dan obat-obatan.
Barang-barang bantuan yang disiapkan antara lain:
- 400 paket sembako (Rp60 juta) untuk makan sehari-hari.
- 7 unit genset (Rp70 juta) buat penerbangan dan listrik di pengungsian.
- 25 lembar terpal (Rp25 juta) untuk tenda darurat.
- Obat-obatan untuk menjaga kesehatan para pengungsi.
Komisaris Utama PT TASPEN, Fary Djemy Francis, menceritakan kalau sebenarnya bos-bos TASPEN mau antar langsung bantuan ini ke Bajawa dan Boawae di Nagekeo. Tapi karena jadwal penerbangan lagi terganggu akibat gempa susulan, penyerahan terpaksa diwakilkan lewat organisasi IKADA dan Gekrafs NTT di Kupang. Walau begitu, tim TASPEN Cabang Ende sebenarnya sudah turun duluan ke lapangan di Mbay, Nagekeo.
“Kami dari TASPEN ikut berduka cita yang mendalam atas musibah ini. Bantuan ini bentuk kepedulian dan gerak cepat kami untuk bantu kebutuhan pokok warga di pengungsian. Selain bantuan kantor, saya pribadi dan Pak Direktur Investasi juga nambah donasi Rp15 juta khusus buat warga di Desa Wolowae,” jelas Fary.
Fary juga menegaskan kalau TASPEN bakal memantau dan memperhatikan sekitar 90 ribu lebih peserta aktif dan pensiunan TASPEN yang ada di daerah terdampak gempa di NTT.
Acara ditutup dengan penyerahan bantuan secara simbolis oleh Direktur Investasi TASPEN, Rifki Isnaini Hassan, kepada perwakilan IKADA dan Gekrafs NTT, yang disaksikan langsung oleh Wakil Wali Kota Kupang dan jajaran pejabat yang hadir. (LL/gpi)
sumber: Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Setda Kota Kupang
