KUPANG, PENA INDONESIA— Babak perempat final Piala Dunia 2026 resmi ditutup dengan menyisakan drama tingkat tinggi. Delapan tim terbaik dunia saling bentrok, memeras keringat hingga batas maksimal demi reputasi benua. Ketangguhan mental dan efektivitas taktik memisahkan para petarung sejati dengan tim yang harus mengepak koper lebih awal, hingga kini hanya menyisakan empat kekuatan utama di panggung tertinggi sepak bola bumi.
Berikut adalah rangkuman pertempuran berdarah dan barisan aktor utama pencetak gol di babak perempat final:
Rangkuman Pertandingan dan Para Aktor Lapangan
- Prancis sukses menghentikan dongeng indah Maroko melalui performa klinis yang mematikan. Dua gol tanpa balas yang bersarang ke gawang Singa Atlas masing-masing dilesakkan oleh Kylian Mbappé dan Antoine Griezmann, membuktikan bahwa efektivitas serangan balik kilat Les Bleus masih menjadi momok paling menakutkan di turnamen ini.
- Spanyol berhasil keluar dari tekanan berat berkat mentalitas baja mereka saat meredam ambisi besar skuad Belgia dengan skor ketat 2-1. Gelandang Fabián Ruiz membuka keunggulan Tim Matador pada menit ke-30, sebelum akhirnya disamakan oleh wonderkid Belgia, Charles De Ketelaere di menit ke-41. Saat laga tampak akan berlanjut ke babak tambahan, Mikel Merino muncul sebagai pahlawan lewat gol telatnya di menit ke-88 yang langsung mengunci tiket semifinal untuk Spanyol.
- Inggris dipaksa memeras energi maksimal oleh kekuatan mengejutkan Norwegia hingga laga harus berlanjut ke babak perpanjangan waktu. The Three Lions sempat tersentak lebih dulu akibat gol bomber maut Erling Haaland. Namun, daya juang anak asuh Gareth Southgate membuahkan hasil luar biasa setelah Jude Bellingham tampil kesetanan dengan memborong dua gol (brace) sekaligus untuk membalikkan keadaan menjadi 2-1.
- Argentina juga harus melewati drama melelahkan 120 menit melawan 10 pemain Swiss yang tampil spartan di lini belakang. La Albiceleste memimpin cepat lewat sundulan Alexis Mac Allister, sebelum disamakan oleh Dan Ndoye di pertengahan babak kedua. Di babak extra time, kebuntuan taktik akhirnya pecah lewat sepakan melengkung berkelas dari Julián Álvarez dan eksekusi serangan balik mematikan Lautaro Martínez yang menutup laga dengan skor meyakinkan 3-1.
Peta Persaingan: Menyisakan 4 Negara Terbaik
Pertempuran sengit di fase perempat final kini mengerucutkan kompetisi menjadi hanya 4 negara yang berdiri tegak. Skenario besar nan ideal tercipta dengan lolosnya raksasa-raksasa sepak bola modern ke babak semifinal, yakni Prancis, Spanyol, Inggris, dan Argentina.
Agenda Pertempuran Babak Semifinal
Dua laga klasik sarat rivalitas sejarah sudah menanti di depan mata untuk memperebutkan tiket sakral menuju partai puncak. Berikut adalah jadwal lengkap pertandingannya dalam Waktu Indonesia Tengah (WITA):
- Laga semifinal pertama akan mempertemukan Prancis melawan Spanyol. Duel taktik sesama raksasa Eropa ini bakal tersaji pada Rabu, 15 Juli 2026, pukul 03:00 WITA, langsung dari Stadion AT&T, Texas.
- Laga semifinal kedua menyajikan rivalitas klasik bertensi tinggi antara Inggris melawan Argentina. Pertandingan hidup-mati demi mengawal mimpi akhir Lionel Messi ini akan digelar pada Kamis, 16 Juli 2026, pukul 03:00 WITA, bertempat di Stadion Mercedes-Benz, Georgia.
Dua langkah lagi. Empat tim berdiri di gerbang menuju keabadian, namun sorotan paling menyilaukan tertuju pada satu nama: Lionel Messi. Di turnamen pamungkasnya, ambisi ‘La Pulga’ untuk mengamankan back-to-back gelar juara telah menjadi sumbu api bagi Argentina. Namun, Inggris, Prancis, dan Spanyol adalah tembok-tembok raksasa yang siap mengubur mimpi indah tersebut. Kita sedang bersiap untuk menyaksikan bagaimana legenda menutup kisahnya, atau bagaimana takdir menulis pemenang yang baru. (Red/GPI)
