KUPANG, PENA INDONESIA— Pemerintah Kelurahan Liliba terus memperkuat komitmennya dalam menjaga kebersihan lingkungan. Salah satu langkah konkretnya adalah mendukung penuh program Bank Sampah Digital yang dikelola oleh Forum KGC Liliba.
Lurah Liliba, Victor Alexander Makoni, S. Sos. , menjelaskan bahwa Forum KGC terbentuk sejak Juni lalu. Program ini merupakan hasil kolaborasi antara kelurahan dengan pihak Gereja Moria Liliba.
Meskipun awalnya hanya mencakup wilayah RT 14, RT 18, RT 38, dan RT 47, gerakan ini berkembang pesat. Hanya dalam waktu tiga bulan, cakupan layanannya telah meluas hingga ke wilayah RW 09.
”Forum ini diisi oleh pengurus yang rajin, tekun, dan gesit. Berkat dedikasi mereka, program penimbangan sampah rutin sudah berjalan 3 hingga 4 kali,” ujar Victor.
Inovasi Bank Sampah Digital Pertama di Liliba
Sebagai salah satu wilayah terbesar di Kota Kupang dengan 52 RT, Kelurahan Liliba saat ini memiliki tiga bank sampah. Namun, Bank Sampah KGC menjadi pionir yang mengusung sistem digital.
Inovasi berbasis Teknologi Informasi (TI) ini diinisiasi langsung oleh para pengurus yang memiliki latar belakang di bidang komputer.
Kehadiran bank sampah digital ini terbukti membawa dampak positif. Volume sampah plastik di sepanjang jalan terutama kawasan Jalan Farmasi dekat Gereja Moria kini menurun signifikan.
Dukungan Fasilitas dan Legalitas dari Kelurahan
Untuk memperkuat operasional gerakan ini, Kelurahan Liliba telah menerbitkan Surat Keputusan (SK) resmi bagi pengurus Forum KGC.
Selain legalitas, kelurahan juga memfasilitasi pengangkutan sampah dari rumah ke rumah. Proses edukasi dan penjemputan ini didukung oleh armada motor sampah bantuan Walikota Kupang melalui Dinas Kebersihan.
Ajak Warga Memilah Sampah dari Rumah
Victor mengimbau seluruh warga dan nasabah untuk makin aktif memilah sampah sejak dari rumah tangga. Hal ini penting untuk memisahkan sampah yang bernilai ekonomis dan sampah residu.
“Mari kita dukung gerakan baik ini. Warga bisa menyetorkan sampah bernilai ekonomis ke Bank Sampah KGC, sedangkan sampah residu dibuang ke TPS Tangguh,” imbau Victor.
Ia menambahkan bahwa menabung di Bank Sampah KGC Liliba tidak hanya menjaga lingkungan tetap bersih, tetapi juga memberikan manfaat finansial langsung bagi masyarakat.(LL/gpi)
