KUPANG, GARIS PENA INDONESIA — Menjelang puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-64 pada 8 September mendatang, SMA Katolik Giovanni Kupang menggelar bakti kesehatan berupa pemeriksaan diabetes perdana bagi para guru, pegawai, hingga masyarakat umum.
Kegiatan yang dipusatkan di ruang kelas XE lantai satu gedung sekolah ini diselenggarakan atas kerja sama dengan Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kota Kupang. Langkah ini menjadi wujud nyata komitmen lembaga pendidikan dalam menjaga mutu sumber daya manusia melalui deteksi dini kesehatan.
Kepala Sekolah SMA Katolik Giovanni Kupang, Romo Stefanus Mau, menegaskan bahwa kebugaran fisik para pendidik berbanding lurus dengan kualitas layanan edukasi yang diberikan kepada para siswa.
“Pelayanan kesehatan ini adalah wujud perhatian dan kepedulian bersama. Ketika para guru dan pegawai sehat, pelayanan pendidikan yang disalurkan kepada para murid tentu akan jauh lebih optimal,” ujar Romo Stef di sela-sela kegiatan.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran pimpinan dan tim medis Labkesda Kota Kupang yang telah memfasilitasi pemeriksaan spesifik diabetes tersebut secara responsif.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Maria Densia Goit, menjelaskan bahwa skema pelayanan ini sengaja dirancang inklusif agar dampaknya dirasakan hingga luar lingkungan sekolah.
”Kegiatan ini tidak hanya menyasar internal sekolah, tetapi terbuka untuk masyarakat umum dan pihak keluarga yang ingin memeriksakan diri,” jelas Maria.
Target sasaran awal yang melibatkan sekitar 100 guru dan staf internal melonjak hingga menembus kisaran 150 peserta seiring tingginya antusiasme warga sekitar. Inisiatif kesehatan ini diharapkan menjadi tolok ukur baru dalam membangun kesadaran kolektif akan pentingnya investasi kesehatan di lingkungan kerja dan masyarakat. (ria)
