KUPANG, PENA INDONESIA— Sebuah langkah progresif dan menyentuh sisi kemanusiaan resmi diukir oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang. Melalui peluncuran program ‘Ina Kasih’ yang berlangsung hangat di Kantor Kecamatan Oebobo, Pemkot Kupang membagikan pembalut gratis yang ditujukan khusus bagi perempuan dari keluarga prasejahtera.
Langkah ini mencatatkan sejarah baru: ‘Ina Kasih‘ menjadi program bantuan sanitasi perempuan gratis pertama dan satu-satunya di Indonesia. Kehadirannya menjadi wujud nyata kehadiran negara dalam merawat kebersihan, kesehatan reproduksi, serta menjaga martabat kaum perempuan di tingkat akar rumput.
Menjaga Kesehatan Reproduksi, Meringankan Beban Dapur
Kebutuhan sanitasi dasar sering kali menjadi persoalan tersendiri bagi keluarga berpenghasilan rendah. Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Kupang menegaskan bahwa isu kesehatan reproduksi perempuan tidak boleh lagi dipandang sebelah mata atau terabaikan hanya karena keterbatasan ekonomi.
“Bantuan ini bukan sekadar memberikan pembalut gratis, tetapi juga langkah nyata untuk mengurangi beban ekonomi keluarga prasejahtera,” tegas Wakil Wali Kota Kupang.
Ia menambahkan, alokasi dana rutin rumah tangga yang tadinya terpakai untuk membeli produk sanitasi kini dapat dialihkan ke kebutuhan pokok lain yang tak kalah krusial.
- Pendidikan: Membeli perlengkapan dan buku tulis sekolah anak.
- Pangan: Memenuhi kebutuhan gizi harian keluarga seperti beras dan lauk-pauk.
- Kebutuhan Mendesak: Menjadi bantalan ekonomi untuk keperluan tak terduga.
Sinergi Lintas Sektor: Jaminan Bantuan Tepat Sasaran
Guna memastikan bantuan ini tidak salah alamat dan benar-benar menyasar mereka yang membutuhkan, Pemkot Kupang menerapkan mekanisme verifikasi data yang transparan dan berlapis. Program ini mengintegrasikan kolaborasi ketat antara:
- Dinas Sosial Kota Kupang (pendataan basis prasejahtera)
- Dinas P3A Kota Kupang (pendampingan dan pemenuhan hak perempuan)
- Pemerintah Kelurahan Setempat (validasi lapangan)
- Pemangku Kepentingan (Stakeholders) Terkait
Komitmen Berkelanjutan untuk Kota Kupang yang Sehat
Pemkot Kupang menegaskan komitmennya untuk tidak menjadikan program ini sekadar agenda seremonial belaka, melainkan sebuah gerakan berkelanjutan demi membentuk fondasi masyarakat yang sejahtera.
”Ketika seorang ibu atau perempuan dalam rumah tangga sehat, maka keluarga pun akan sehat. Dan saat keluarga-keluarga kita sehat, Kota Kupang secara keseluruhan juga akan menjadi kota yang sehat dan kuat,” tutupnya optimis.
Liputan: Tim Redaksi Garis Pena Indonesia
