KUPANG, PENA INDONESIA— Komitmen kuat dalam menjaga kebersihan lingkungan di Kota Kupang kembali membuahkan hasil membanggakan. Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, secara resmi menyerahkan penghargaan kepada 10 kelurahan juara dalam ajang Lomba Kebersihan Antarkelurahan yang diinisiasi oleh Komunitas Beta Bersih (KBB). Acara penyerahan penghargaan ini berlangsung di Shoto-Kai Resto & Cafe, Sikumana, Selasa (15/9).
Ajang bergengsi ini turut dihadiri oleh Anggota DPD RI Dapil NTT, Ir. Abraham Paul Liyanto; Ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) NTT, Ir. Theodorus Widodo; Ketua Satgas Lomba Kebersihan Antarkelurahan, Irsan Dardana; Sekretaris Satgas, F.X. Endru Lie; Ketua Komunitas Peduli Lubang Jalan (Kopelanku), Daniel Para; Pemilik Shoto-Kai Resto & Cafe, Fransiskus Fernando; Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Kupang, Matheos A.H.T. Maahury, S.E.; serta jajaran dewan juri dan para lurah penerima penghargaan.
Kolaborasi Nyata dan Mentalitas Proaktif
Dalam sambutannya, Wali Kota dr. Christian Widodo memberikan apresiasi tinggi kepada Komunitas Beta Bersih yang konsisten bergerak menggerakkan masyarakat selama dua tahun terakhir. Menurutnya, KBB telah membuktikan filosofi kewargaan yang proaktif dan solutif.
“Komunitas Beta Bersih ini tidak pernah bertanya apa yang negara kasih kepada kita, tetapi apa yang bisa kita kasih duluan kepada negara. KBB adalah contoh nyata bahwa dengan kolaborasi, kita bisa melalui banyak hambatan, rintangan, dan tantangan. Kota Kupang bukan milik satu orang atau pemerintah saja, melainkan rumah bersama,” tegas dr. Christian Widodo.
Wali Kota mengibaratkan KBB bagaikan kapal yang dirancang bukan untuk bersandar di dermaga, melainkan untuk berlayar membelah lautan tantangan demi memberikan dampak nyata bagi lingkungan sekitar.
Daftar Pemenang Lomba Kebersihan Antarkelurahan Kota Kupang
Puncak acara ditandai dengan pengumuman dan penyerahan penghargaan kepada kelurahan-kelurahan yang terbukti paling unggul dalam menjaga kebersihan dan partisipasi warganya. Berdasarkan penilaian ketat dewan juri, Kelurahan Nunbaun Sabu sukses keluar sebagai Juara 1, mengungguli puluhan kelurahan lainnya.
Berikut adalah rincian daftar 10 kelurahan peraih penghargaan kebersihan:
- Juara 1: Kelurahan Nunbaun Sabu (Terbaik Utama)
- Juara 2: Kelurahan Oepura (Prestasi Tinggi)
- Juara 3: Kelurahan Liliba (Prestasi Tinggi)
- Harapan 1: Kelurahan Oebufu (Prestasi Kategori)
- Harapan 2: Kelurahan Batuplat (Prestasi Kategori)
- Harapan 3: Kelurahan Naikoten 1 (Prestasi Kategori)
- Peringkat 7: Kelurahan Nefonaek (Finalis Unggulan)
- Peringkat 8: Kelurahan Merdeka (Finalis Unggulan)
- Peringkat 9: Kelurahan Oesapa Barat (Finalis Unggulan)
- Peringkat 10: Kelurahan Bonipoi (Finalis Unggulan)
Tidak Ada Superman, yang Ada Super Tim
Kepada para lurah peraih penghargaan, Wali Kota mengingatkan agar predikat juara ini tidak membuat berpuas diri, melainkan menjadi motivasi untuk menjadikan kebersihan sebagai budaya permanen di tengah masyarakat.
“Juara sejati bukan hanya mampu menjaga kebersihan saat dinilai, tetapi mampu menjaga kebersihan sampai menjadi budaya dan kebiasaan. Ingat, tidak ada Superman, yang ada super tim. Keberhasilan ini adalah kerja keras staf kelurahan, petugas RT/RW, dan seluruh masyarakat,” ujar Wali Kota penuh penekanan.
Ia juga menekankan bahwa pembangunan kota yang sejati tidak hanya diukur dari berdirinya gedung-gedung tinggi dan infrastruktur megah, melainkan dari terbangunnya kesadaran manusia. Satu selokan yang bersih, pekarangan yang tertata, dan pohon yang dirawat adalah esensi sejati dari kemajuan kota.
Sebagai langkah inovatif ke depan, Wali Kota mengusulkan agar penilaian lomba kebersihan di tahun mendatang tidak hanya berfokus pada nilai tertinggi, melainkan juga memperhitungkan aspek progres atau peningkatan capaian terbesar (most improved), serta kategori tambahan seperti kelurahan terhijau dan kelurahan dengan partisipasi warga tertinggi. (LL/gpi)
Sumber: prokopimda Kota Kupang
