KUPANG, PENA INDONESIA— Sebanyak 48 peserta Jambore Nasional XII dan Jambore Daerah X Kontingen Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Kupang resmi diterima kembali oleh Pemerintah Kota Kupang dalam acara penyambutan di Hotel Kristal, Selasa (1/9) malam.
Awalnya, kuota resmi untuk Kontingen Kota Kupang hanya 32 orang. Namun, Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo mengambil kebijakan untuk memberangkatkan seluruh 48 peserta yang telah lolos seleksi agar semua mendapat kesempatan pembinaan yang sama.
Untuk mendukung keberangkatan hingga kepulangan kontingen, Pemkot Kupang mengalokasikan anggaran sebesar Rp400 juta pada 2026 terdiri dari Rp150 juta untuk Jamda, Rp150 juta untuk Jamnas, dan Rp100 juta operasional Kwarcab. Wali Kota juga memberikan tambahan dana rekreasi pribadi sebesar Rp10 juta.
”Awalnya kuota hanya 32 orang. Setelah mendapat laporan ada 48 peserta yang lulus seleksi dan bersemangat, saya memutuskan semuanya ikut. Saya ingin semua anak mendapatkan kesempatan yang sama,” tegas dr. Christian Widodo.
Gisela Agustav, salah satu peserta Jamnas, menyampaikan bahwa kegiatan ini membentuk kemandirian, kedisiplinan, dan kerja sama tim para peserta. Hal senada disampaikan perwakilan orang tua, Jia Djawas, yang mengapresiasi dukungan penuh dari Pemkot Kupang.
Wali Kota meminta para peserta untuk tidak menyia-nyiakan pengalaman selama kegiatan dan tetap menerapkan nilai disiplin dalam kehidupan sehari-hari. Pemkot Kupang juga menyediakan fasilitas pemeriksaan kesehatan gratis di RSUD SK Lerik bagi peserta yang membutuhkan perawatan pasca-kegiatan.
Sebagai langkah keberlanjutan, Ketua Kwarcab Kota Kupang Wildrian Ronald Otta menyampaikan Pemkot Kupang merencanakan pembenahan Bumi Perkemahan Fatubena pada 2027. Pembenahan mencakup penyediaan fasilitas dasar seperti air bersih, sanitasi, dan pagar kawasan, dengan target pengembangan kawasan produktif yang berpotensi menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD). (LL/gpi)
