KUPANG, PENA INDONESIA — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur bersama Pemerintah Kota Kupang memperkuat koordinasi demi menyukseskan perhelatan Jambore Daerah (Jamda) X Pramuka Penggalang Se-NTT. Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, dijadwalkan membuka resmi agenda lima tahunan tersebut pada Rabu (29/7/2026) pagi di Bumi Perkemahan (Buper) Fatubena, Kelurahan Belo, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang.
Kepastian jadwal pembukaan disampaikan oleh Ketua Umum Panitia Jamda X yang juga Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT, Ambrosius Kodo.
“Pembukaan digelar tanggal 29 Juli, direncanakan langsung oleh Bapak Gubernur,” kata Ambrosius, Senin (27/7/2026).
Kolaborasi lintas instansi ini membagi peran strategis antara pejabat Pemprov NTT dan jajaran Pemkot Kupang selama kegiatan berlangsung, mulai 27 Juli hingga 1 Agustus 2026.
Sekretaris Umum Panitia Jamda X, Suheryanta, menjelaskan bahwa setelah pembukaan oleh Gubernur, acara penutupan akan dipimpin oleh Wakil Gubernur NTT. Sementara itu, Ketua DPRD NTT dijadwalkan memimpin Upacara Api Unggun. Sebagai tuan rumah, Pemkot Kupang melalui Penjabat Wali Kota Kupang akan melepas dan menerima langsung para peserta Karnaval Budaya.
“Upacara pembukaan dimulai pukul 08.00 WITA. Seluruh kontingen dari 17 Kwartir Cabang sudah menempati lokasi dan siap mengikuti alur kegiatan,” ujar Suheryanta.
Sebanyak 17 Kwarcab kabupaten/kota terlibat dalam perhelatan ini, meliputi Manggarai Barat, Manggarai, Ngada, Nagekeo, Ende, Alor, Belu, TTU, TTS, Sumba Timur, Sumba Barat Daya, Sabu Raijua, Sikka, Flores Timur, Lembata, Kabupaten Kupang, dan Kota Kupang. Seluruh peserta telah memasuki Buper Fatubena secara bertahap sejak 23 hingga 26 Juli 2026.
Editor: Tim Redaksi Garis Pena Indonesia
