KUPANG, PENA INDONESIA – Komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang di bawah kepemimpinan Penjabat Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan bebas dari ancaman penyakit menular terus dibuktikan secara nyata. Memasuki lokasi ke-35 dari total 71 titik yang ditargetkan, Dinas Kesehatan Kota Kupang berkolaborasi erat dengan Eksekutif PKBI Kota Kupang mengintensifkan program pemeriksaan kesehatan gratis (medical check-up) serta pelacakan (tracing) dini tuberkulosis (TBC).
Di bawah arahan Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kabid Kesmas) Dinas Kesehatan Kota Kupang, Ngabih Surwanah, gerakan kolaboratif ini menyasar warga RT 06 dan RT 08 di Kelurahan Nunbaun Sabu, Kecamatan Alak. Fokus utamanya bukan hanya menemukan kasus TBC aktif secara lebih cepat, melainkan juga memberikan Terapi Pencegahan TBC (TPT) bagi warga dengan Infeksi Laten TBC (ILTB) agar kondisi tersebut tidak berkembang menjadi sakit TBC.
Inovasi Skrining Berbasis Teknologi
Untuk memastikan ketepatan dan efisiensi diagnosis di lapangan, metode skrining memanfaatkan pemeriksaan foto rontgen dada (toraks). Pembacaan awal hasil rontgen dilakukan secara presisi melalui kolaborasi antara dokter tim dan sistem Artificial Intelligence (AI), sebelum nantinya diverifikasi ulang (verifikasi fix) untuk memastikan keakuratan hasil akhir.
Sinergi Lintas Sektor untuk Kupang Sehat
Keberhasilan penjangkauan di setiap titik tak lepas dari sinergi dan arahan strategis Pemkot Kupang bersama pelbagai pihak:
- Dukungan Pemkot Kupang: Komitmen penuh dari dr. Christian Widodo yang mendorong jajaran Pemkot Kupang untuk memprioritaskan akselerasi eliminasi TBC hingga ke tingkat kelurahan.
- Dinkes & Eksekutif PKBI Kota Kupang: Menginisiasi dan mengawal jalannya program tracing TBC terintegrasi secara berkelanjutan di seluruh wilayah Kota Kupang.
- Tim Puskesmas & Kader Kesehatan: Menurunkan 5 personel di setiap lokasi yang terdiri dari dokter, perawat, dan kader kesehatan setempat.
- Dukungan Institusi Kesehatan & Akademis: Melibatkan Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL), Rumah Sakit Pusat (RSP) dr. Ben Mboi, serta Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kemenkes Kupang Jurusan Keperawatan.
- Fasilitas Radiologi RSAL: Khusus untuk layanan di Kelurahan Nunbaun Sabu, fasilitas armada Rontgen mobile beserta tenaga radiografer didukung penuh oleh pihak RSAL atas pertimbangan jarak operasional yang lebih dekat dan responsif.
Komitmen Pelayanan Hingga Tuntas
Emy Koroh, S.K.M., selaku Ketua Tim Lapangan Dinas Kesehatan Kota Kupang, menyampaikan bahwa setiap lokasi diproyeksikan dapat melayani sekitar 100 orang peserta. Tim di lapangan berkomitmen memberikan pelayanan secara maksimal hingga target harian terpenuhi, yang umumnya berlangsung sejak pagi hingga selesai menjelang siang atau sore hari (sekitar pukul 12.00 hingga 15.00 WITA).
Melalui skrining masif ini, diharapkan rantai penularan TBC di wilayah Kota Kupang dapat terputus sejak dini, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya deteksi dan pencegahan kesehatan paru. (DWN/gpi)
