KUPANG, PENA INDONESIA– Badan Eksekutif Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Kota Kupang menggelar pertemuan strategis bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kupang pada Rabu (17/6). Pertemuan ini melahirkan kesepakatan bersama untuk memperkuat kolaborasi demi mewujudkan Kota Kupang yang lebih sehat, harmonis, dan sejahtera, mulai dari lingkup terkecil yaitu keluarga hingga hubungan antar-masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak menegaskan komitmennya untuk saling bahu-membahu, terutama dalam mengakselerasi penanganan stunting (tengkes) serta mengoptimalkan pemantauan kesehatan di seluruh wilayah lingkup Kota Kupang.
Fokus Utama: Penanganan Stunting dan Pemantauan Kesehatan
Masalah stunting masih menjadi tantangan besar yang memerlukan penanganan lintas sektor. PKBI dan Dinkes Kota Kupang sepakat bahwa intervensi tidak bisa hanya bertumpu pada aspek medis, melainkan harus menyentuh akar rumput melalui edukasi pola asuh dan pemenuhan gizi keluarga.
“Keluarga adalah fondasi utama. Jika hubungan dalam keluarga harmonis dan anggotanya sehat, maka akan tercipta masyarakat Kota Kupang yang kuat. Kolaborasi bersama Dinkes ini adalah langkah nyata kami untuk memastikan kehadiran negara dan lembaga sosial dalam menjaga kesehatan warga,” ujar perwakilan Badan Eksekutif PKBI Kota Kupang.
Selain penanganan stunting, pertemuan ini juga merumuskan strategi penguatan pemantauan kesehatan berkala. Program ini nantinya akan menyasar kelompok rentan, termasuk ibu hamil, bayi, balita, dan remaja, guna memastikan deteksi dini terhadap berbagai masalah kesehatan masyarakat.
Membangun Kota yang Harmonis
Tidak hanya berbicara soal angka dan indikator kesehatan fisik, sinergi ini juga menekankan pentingnya keharmonisan sosial. Melalui program-program edukasi kesehatan reproduksi dan konseling keluarga yang selama ini menjadi keunggulan PKBI, diharapkan mampu menekan angka kekerasan dalam rumah tangga serta membangun hubungan bertetangga yang lebih sehat secara psikis.
Sementara itu, pihak Dinas Kesehatan Kota Kupang menyambut baik inisiatif dan dukungan penuh dari PKBI. Dinkes menilai daya jangkau PKBI yang dekat dengan komunitas akan sangat membantu menyukseskan program-program dinas yang sedang berjalan.
Dengan adanya kesepakatan ini, diharapkan sinergi antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan di Kota Kupang dapat menjadi motor penggerak perubahan, membawa Kota Kupang menuju masa depan yang lebih sehat, rukun, dan bebas stunting.
Liputan : team Redaksi Garis Pena Indonesia
